blog single post

UIN Ar-Raniry Sosialisasikan Serdos Online

 

   Banda Aceh- UIN Ar-Raniry melakukan sosialisasi dan pelatihan sertifikasi online bagi dosen UIN Ar-Raniry pada tahun 2014. Kegaiatan tersebut berlangsung tanggal 23 Juni 2014 di Ruang Biro Rektor UIN Ar-Raniry. Ketua panitia pelaksana yang sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik Dr.Muhibbuththabary, M.Ag dalam kata sambutannya mengatakan bahwa Serifikasi Dosen (Serdos) merupakan suatu legitimasi bagi seorang dosen untuk mengajar, mendapatkan tunjangan atas atas hak dan kewajibannya tersebut serta diapresiasi atas pengabdiannya. Oleh karena itu beliau sangat antusias untuk memperjuangkan agar semua dosen dapat disertifikasikan.

Lebih jauh Dr.Bukhari Muslim,M.Ag pakar sosialisasi serdos UIN Ar-Raniry mengatakan bahwa dengan keberkatan bulan ramadhan (Bibarakti Ramadhan), Alhamdulillah perjuangan tersebut tidak sia-sia. Kerjasama yang baik yang ditunjang dengan keikhlasan dan semangat kemajuan, pada tahun 2014 ini sebanyak 41 dosen UIN Ar-Raniry dinyatakan lulus administrasi untuk mengikuti sertifikasi. Jumlah ini patut disyukuri karena Dosen UIN Ar-Raniry bisa lulus 100%.

Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Sertifikasi Dosen Online UIN Ar-Raniry ini dibagi dalam dua sesi, yaitu sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi serdos online yang dapat diakses di http://serdosdiktis.net/. Pada bagian sosialisasi, materi difokuskan pada penjelasan teoritis dan landasan yuridis terkait dengan serdos ini. Pada bagian ini Dr.Buhori menjelaskan bahwa serdos menurut undang-undang No. 14 Tahun 2005 Pasal. 45  adalah “proses pemberian sertifikat pendidik untuk dosen dalam jabatan” dengan beberapa tujuan sebagai berikut, yaitu “ menilai profesionalisme dosen guna menentukan kelayakan dosen dalam melaksakan tugas, melindungi profesi dosen,meninkatkan proses dan hasil pendidikan, dan mempercepat terwujudnya tujuan pendidikan nasional”

Adapun Persyaratan peserta serdos menurut undang-undang No. 14 Tahun 2005 pasal 47: Ayat 1 adalah sebagai berikut:

 

  1. memiliki kualifikasi akademik sekurang-kurangnya S2/setara dari Program Studi Pasca Sarjana yang terakreditasi;
  2. dosen tetap di perguruan tinggi negeri atau dosen DPK di perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh masyarakat atau dosen tetap yayasan di perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh masyarakat yang telah mendapatkan inpassing dari pejabat berwenang yang diberi kuasa oleh Mendiknas (pasal 4 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2008);
  3. telah memiliki masa kerja sekurang-kurangnya dua tahun di perguruan tinggi di mana ia bekerja sebagai dosen tetap;
  4. memiliki jabatan akademik sekurang-kurangnya Asisten Ahli;
  5. melaksanakan Tridharma perguruan tinggi dengan beban kerja paling sedikit sepadan dengan 12 (dua belas) sks pada setiap semester di perguruan tinggi di mana ia bekerja sebagai dosen tetap. Tugas tambahan dosen sebagai unsur pimpinan di lingkungan perguruan tinggi diperhitungkan sks-nya sesuai aturan yang berlaku;
  6. dosen yang belum memiliki kualifikasi akademik magister (S2)/setara dapat mengikuti sertifikasi apabila (a) mencapai usia 60 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 30 tahun sebagai dosen, atau mempunyai jabatan akademik lektor kepala dengan golongan IV/c, dan (b) memiliki kriteria sesuai butir 2 sampai dengan 5 di atas. Informasi lebih lanjut tentang serdos dapat diakses di http://serdos.dikti.go.id/.

Comments (1)

  • tes Reply

    Tes kommen

    22 Maret 2016 08:00:17

Tinggalkan Kommentar!!